Perbedaan Bandwidth, Speed dan Throughput

Ukuran baku yang umum di indonesia adalah dengan menentukan  besaran Banwidht adalah bps(bit per second), dan 1 Byte = 8 bit Bila koneksi kita 512 kbps maka kecepatan kita sebernarnya adalah
512 kbps : 8 bit = 64 kBps, jadi akses download maksimal (kecepatan puncaknya)  64 kBps
bila di lihat kasus diatas om mamang hanya punya akses 153 kbps :8 = 19 kBps saja, itupun pada kondisi puncak. kalo itung-itungan saya itu :
1 kB = 1024 byte
1 MB = 1024 kB
1 GB = 1024 MB
1 GB = 1024 x 1024 x 1024 = 1073741824 byte
atau mendekati 1.000.000.000 byte (1 milyar byte)
file yang di akan di download  3.5 GB jadi :
3.5 GB =3584 MB = 3670016 kBps
3670016 kBps :60 sec =61167 mnt =1019 jam = 42.5 hari
yang artinya anda harus nunggu dua minggu lagi dari sekarang untuk 100% complete
(mungkin ada  itungan lain bisa di compare)
saya salin sedikit dari webnya  mas Gunawan Muhammad Fajar, tentang  cara pengukuran bandwidth yang di tawarkan dari provider sebelum kita  berlangganan
bandwidth yang disewa dari provider dan paket apa yang disewa. Ini juga akan mempengaruhi hasil pengukuran kecepatan akses internet. Beberapa paket yang lazim digunakan :
– Paket Dedicated rasio 1:1, Misal pelanggan berkangganan internet dedicated 512kbps 1:1, maka Bandwidth 512 kbps menjadi hak penuh satu pelanggan dan tidak dibagi dengan pelanggan lain.
– Paket Dedicated rasio 1:2, misal pelanggan berlangganan internet dedicated 512 kbps 1:2, maka bandwidth 512 kbps dipakai secara bersamaan  untuk dua pelanggan. dua pelanggan bersaing dalam menggunakan bandwidth 512 kbps. Semakin besar pembaginya semakin menurun bandwidth yang diperoleh, namun semakin murah harganya.
– Paket Burstable atau Up to, sejumlah bandwith dengan ukuran tertentu dibagi pakai untuk banyak pelanggan. Misal paket Up to 1 Mbps. Satu pelanggan bisa memperoleh bandwidth sampai satu mega bit per second, tetapi biasanya tidak ada garansi minimal bandwidth yang diperoleh. Contoh paket ini adalah telkom speedy. Jadi jangan berharap terlalu banyak memperoleh nilai ukur yang sebesar maksimal yang diberikan. Kalau bisa sampai maksimal keuntungan bagi anda. Dengan lebih sering mengukur kecepatan akses internet paket ini dapat memberikan gambaran rata-rata kecepatan yang diperoleh.
Setelah beberapa hal diatas kita mengerti dan fahami saatnya mengukur kecepatan internet. Seberapa jauh kecepatan akses internet antara harapan dan kenyataan dapat dimengerti. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, masing-masing cara memiliki kekurangan dan kelebihan. Menurut saya pakailah beberapa cara dan lakukan dalam beberapa kali pengukuran. Kesimpulan bisa diambil jika sudah dilakukan pengukuran beberapa kali.
1. Test Download File yang cukup besar dari beberapa server tertentu.
Melakukan test download merupakan cara mengukur kecepatan akses internet yang simple dan cukup realible. Hasilnya dapa t dilihat dengan melihat transfer rate pada pop-ip windows.
Saya contohkan downlod dari :  http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.11.7.tar.gz
File kernel Linux sebesar 44,4 Mb.
Anda Bisa melakukan download file lain yang lebih besar misal video dari server lain atau dari Rapidshare, search file yang akan di download melalui INEEDFILE. Lokasi mencari file untuk di download yang cukup bisa diandalkan, selain torent search. Contoh Result dari Kernel.org ada di gambar bawah:
IBX5B3EE8CA50191